Belajar Linux Dengan Mesin Virtual

Dengan semakin bagus dan mudahnya OS Linux sekarang, aku beranggapan sudah saatnya kita mempelajari OS yang ringan dan gratis ini. Namun karena minimnya informasi yang masuk ke kita dan karena ketakutan – ato lebih tepatnya kemalasan kita kali ya -, sehingga kita ogah mempelajari apalagi bermigrasi ke linux.

Nah, salah satu cara untuk sobat bisa belajar linux adalah dengan mesin virtual – Virtual Machine. Salah satu mesin virtual – dan gratis tentunya – adalah Virtual Box. Sebuah Aplikasi mesin virtual keluaran Sun Microsystem.

Setelah Sobat download virtual box , kemudian install di sistem kamu. Setelah Sobat install, langkah selanjutnya adalah sebagai berikut:

Pada tutorial berikut ini aku pake interface bahasa indonesia dengan Virtual Box versi 2.1.2. Untuk merubah interface bahasa dari bahasa default nya, klik menu File -> Language -> Bahasa Indonesia.

Step 1 :

Setelah diinstall dan kamu jalankan virtual box, tampilannya sbg berikut:

Tampilan pertama V-Box

Step 2 :

Buat nama mesin virtual dan type OS dengan klik tombol tombol Baru (Ctrl+N)

V-Box Step 2

Klik tombol Next, dan akan  tampil seperti gambar berikut :

V-Box Step 2-b

Kemudian buatNama mesin virtual, Type Osdan Version.Kemudian klik tombol Next.

Step 3 :

Setelah klik tombol Next, akan timbul window seperti gambar berikut:

V-Box Step 3

Tentukan memory dasar (RAM) yang akan kita gunakan sebagai memory (RAM) mesin virtual kita. Aku disini mengisinya dengan 450 mb (kurang dari setengah memory RAM sesunggunguhnya).

Step 4 :

Langkah selanjutnya klik Next dan buat virtual HD – perlu diingat bahwa ini hanya mesin virtual, jadi dimanapun sobat menaruh virtual HD ini, tidak akan berpengaruh dengan OS Host / OS asli sobat. So, nggak perlu takut.

V-Box Step 4

Kemudian klik tombol Baru kemudian akan muncul pilihanHard Disk Storage Type, pilih Dinamically  expanding storage. Kemudian klik tombol Next dan tentukan nama, lokasi dan ukuran hard disk virtual. Dalam contoh ini saya memberi nama openSUSE sesuai dengan linux Os yang akan saya coba dan besar HD virtual 2Gb. Catatan, karena di atas tadi saya pake tipe HD Dinamically expanding storage, maka besar kapasitas HD virtual yang diciptakan nanti akan berubah ubah sesuai besar kapasitas yang yang dipakai oleh OS linux tersebut. dan kalo kita hanya menyimpan system linux aja didalam HD virtual tanpa file lain – lain, maka besar kemungkinan HD virtual kita tidak sampai 2Gb.

Setelah langkah di atas, klik tombol Next dan klik tombol Finish.

Step 5 :

Setelah klik tombol Finish, maka tampilan akan kembali seperti gambar pada step 4, tapi di situ telah ada HD virtual yang kita telah buat di atas. Kemudian klik tombol Next, lalu klik tombol Finish. Dan akan tampil window seperti gambar berikut:

V-Box Step 5

Langkah selanjutnya adalah setting mesin virtual kita.

Step 6 :

Klik tab setting, klik tab mendalam / advancekemudian tentukan urutan booting – karena kita masih belum mempunyai OS yang telah terinstall di dalam HD virtual kita, maka urutan booting kita pilih CD/DVD-Rom -> Hard Disk -> Floppy.

V-Box Step 6

Step 7 :

Langkah selanjutnya atur settingan CD/DVD-Rom, isi centang box muat Drive CD/DVD kemudian pilih drive yang akan kamu pilih. Kalo Sobat punya CD installer linux, pilih aja Host Drive CD/DVD-Rom, bagi sobat yang hanya punya file image iso – dan ini yang sering saya pake, pilih file image iso dengan meng-klik gambar folder disebelahnya.

V-Box Step 7

Kemudian klik menu Baru (Ctrl+N) bagi Sobat yang belum ada file image iso, kemudian cari lokasi file image iso kamu. Setelah Sobat tentukan lokasi file image iso, klik tombol Pilih dan klik tombol OK.

Pengaturan lainnya adalah pada suara, isi centangenable audio dan pilih windows direct sound. Untuk tahap awal, biarkan setting yang lain sesuai default.

Step 8 :

Langkah selanjutnya adalah langkah installasi linux. Klik tombol Mulai / Start .

Langkah – langkah  installasi Sobat gak usah takut salah, karena ini hanya mesin virtual alias boong – boongan, jadi silahkan trial n error. Sekali lagi jangan pernah takut salah.

Selamat semoga bermanfaat. Untuk yang udah mampir dan ada masukan silahkan kasih comments. Makasih

V-Box Akhir

 

 

 

 

 

SUMBER :http://mydr34ms.wordpress.com/2009/03/06/belajar-linux-dengan-mesin-virtual/

One thought on “Belajar Linux Dengan Mesin Virtual

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s